Bupati Pimpin Panen Raya 3.000 Hektare di Bualemo

Bupati-Panen-JagungKabupaten Banggai adalah daerah dengan wilayah tersubur di wilayah Sulawesi Tengah. Klaim itu sepertinya bukan isapan jempol belaka, sebab itu terlihat dari apresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas program pemerintah dalam pengembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Bualemo.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Usman Suni mengungkapkan panen raya terhadap 3.000 hektare lahan jagung di Kecamatan Bualemo adalah panen raya terbesar di Sulawesi Tengah. Itu berdasarkan amanat dari pemerintah provinsi Sulawesi Tengah yang disampaikan Kabid Tanaman Pangan, Retno mewakili Kepala Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah.

“Menurut perwakilan dari Kadis TPH provinsi Sulteng, Kabupaten Banggai adalah daerah penghasil dan pengembang jagung terbesar di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kecamatan Bualemo adalah hamparan terluas dalam pengembangan jagung di daerah ini,” terang Usman Suni, Minggu (24/3).

Usman menjelaskan dalam panen raya yang dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim MM, tersebut masyarakat petani di Bualemo memanen jaung di sekitar 3.000 hektare lahan yang ada. Itu belum terhitung dengan jumlah masyarakat petani jagung yang telah mendahului panen sekira 1.000 hektare di wilayah yang sama.

“Hasil perhitungan petugas penyuluh di lapangan jumlah produksi petani jagung di Bualemo untuk satu hektarenya rata-rata bisa menghasilkan 7,5 ton,” kata Usman.

Melihat potensi hasil panen yang melimpah, Usman Suni berharap petani bisa mendapatkan hasil yang cukup baik. Oleh karena itu, Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk dapat menggaet Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam hal pembelian hasil perkebunan petani jagung.

“Kami berharap ada peran BUMD dalam tataniaga hasil dari petani ini. Sehingga mereka bisa menyediakan prasarana untuk menampung hasil pertanian berupa gudang serta fasilitas pengering berupa lantai jemur dan vertikal drayer,” ungkapnya.

Usman Suni mengungkapkan bahwa harga jual jagung dari petani saat ini mencapai Rp2.800 per kilogramnya. Melalui intervensi BUMD, diharapkan ada perputaran uang dalam kehidupan petani dengan harga yang dapat menguntungkan sehingga petani tidak merasa rugi dan masyarakat petani tidak beralih dari program penanaman jagung.* (van)

 

https://sangalu.com/2019/03/25/bupati-pimpin-panen-raya-3-000-hektare-di-bualemo/

https://sangalu.com/wp-content/uploads/2019/03/Bupati-Panen-Jagung.jpg

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )