“PjBL” Pacu Kreatifitas Peserta Didik

111Dalam Kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari berita. Tanpa berita rasanya kita seperti katak dalam tempurung. Berita tersaji lewat koran, majalah, radio, televisi atau bahkan sekarang di era milenia ini lebih trend lewat medsos. Namun pada kenyataannya anak-anak sekarang cenderung memilih berita yang bisa ditonton daripada harus membaca berita yang berderet panjang.

Padahal sebagai pelajar mereka dituntut untuk memiliki ketrampilan membaca dalam pembelajaran bahasa khususnya Bahasa Inggris. Lalu, bagaimana pendidik membuat peserta didiknya memiliki ketrampilan membaca tanpa membuat mereka merasa bosan karena harus membaca berbagai berita yang tersaji dalam bentuk tulisan? Melalui artikel ini penulis sebagai salah satu staf pengajar Bahasa Inggris di SMAN 2 Kudus mencoba menggunakan “PjBL” (Project Based Learning) yang memadukan berbagai macam aktifitas sebagai salah satu solusi bagi peserta didik agar memiliki ketrampilan membaca tanpa membuat mereka bosan dan bahkan memacu kreatifitas mereka.

Berdasarkan silabus pembelajaran Bahasa Inggris wajib untuk kelas XII yang termaktub dalam Permendikbud no 24 tahun 2016 sebagai acuan dasar dalam mengembangkan rencana pembelajaran, salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki peserta didik adalah menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks news item berbentuk berita sederhana dari koran/radio/TV, sesuai dengan konteks penggunaannya dan menangkap makna dalam teks berita sederhana dari koran/radio/TV. Terkait dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik tersebut, maka penulis berupaya memadukan berbagai macam aktifitas yang mampu memfasilitasi kedua kompetensi tersebut dalam bentuk PjBL (Project Based Learning).

Menurut Buck Institute for Education, model pembelajaran Project Based Learning adalah suatu metode pengajaran sistematis yang melibatkan para siswa dalam mempelajari pengetahuan dan keterampilan melalui proses yang terstruktur, pengalaman nyata dan teliti yang dirancang untuk menghasilkan produk (Sutirman, 2013). Sedangkan Menurut NYC Departement of Education (2009:8), model pembelajaran Project Based Learning merupakan strategi pembelajaran dimana siswa harus membangun pengetahuan konten mereka sendiri dan mendemonstrasikan pemahaman baru melalui berbagai bentuk representasi. Dalam upaya menerapkan PjBL dalam pembelajaran materi News Items peserta didik kelas XII MIPA 7 dan 8 di SMAN 2 Kudus, maka penulis merumuskan beberapa langkah pembelajaran.

Sebagai fasilitator dan motivator, guru (dalam hal ini penulis) menyediakan bahan dan pengalaman berupa materi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks news item berbentuk berita dari koran dan memberi contoh tayangan news channel dari beberapa web dan hasil peserta didik dari negara lain yang diupload di youtube sehingga dapat menginspirasi mereka. Untuk menghasilkan tayangan news channel Project yang bagus, peserta didik perlu berkolaborasi dalam sebuah tim.

Dimana dalam tim, mereka perlu mendiskusikan permasalahan yang ada dalam menyelesaikan proyek tim mereka diantaranya berita apa saja yang akan disampaikan, nara sumber, waktu dan lokasinya. Sedangkan topik berita yang mereka pilih bisa ditentukan sesuai dengan minat ( penulis membatasi minimal 3 jenis topik berita) dan terkait dengan permasalahan dan isu dunia nyata yang autentik. Di sisi lain peserta didik juga harus memiliki ketrampilan berpikir kreatif dan kritis untuk mengumpulkan informasi, melakukan investigasi serta menarik kesimpulan dalam proses mewujudkan proyek mereka.

Pada akhir proses pembelajaran, penulis bersama dengan peserta didik melakukan evaluasi terhadap proyek masing-masing tim sebagai bagian dari kegiatan untuk mencapai kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik. Pada tahapan ini, satu tim mengevaluasi fungsi sosial, struktur serta ciri kebahasaan teks yang tersaji dalam tayangan tim lainnya dan melakukan tanya jawab mengenai isi berita yang ditayangkan secara lesan. Dari hasil kegiatan ini, penulis melihat keaktifan dan antusiasme peserta didik dalam mengevaluasi proyek tim satu dengan tim lainnya. Selain itu, berdasarkan hasil proyek yang dikumpulkan terlihat kreatifitas mereka dalam menyajikan berita. Variasi antara tim yang satu dengan yang lainnya sangat tampak baik dalam penyajian maupun pemilihan topik berita. Bahkan setiap individu dalam tiap tim aktif terlibat dalam tayangan berita.

Dengan model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan keaktifan dan antusiasme peserta didik sehingga tercapai kompetensi dasar yang harus dikuasai serta memacu kreatifitas mereka dan penulis dapat menyimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dapat dipertimbangkan sebagai rujukan model pembelajaran yang bisa diterapkan pada materi News Items.

Amri Fakhriani, S.Pd
Guru Bahasa Inggris SMAN 2 Kudus

SUMBER

http://jatengpos.co.id/pjbl-pacu-kreatifitas-peserta-didik/

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )