Para Tokoh dan Masyarakat Bioro Gagas Kampung Burung

Malam ini (28/6) RW 6 Bioro Keluruhan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang selenggarakan rapat rutin pengurus RW dan RT. Pada acara rapat rutin yang sekarang ini membahas dua agenda besar, yakni rencana pendirian Kampung Burug Bioro dan proses pengurusan legalitas Yayasan TPQ di notaris.

Ide tentang pendirian Kampung Burung Bioro ini dimaksudkan untuk mengakselerasi perkembangan Kampung Bioro yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bioro. Gagasan Kampung Burung didasarkan pada potensi paling banyak di kampung tersebut adalah burung, di samping burung tersebut sudah menjadi kegemaran masyarakat luas dengan peminat yang semakin meningkat. Di Kampung Bioro telah banyak warga yang memelihara burung mulai dari burung yang tingkat lokal hingga burung yang berkelas internasional (burung luar negeri). Namun selama ini potensi ini belum dikembangkan secara optimal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar pada masyarakat luas, khususnya kontribusi pada peingkatan ekonomi warga.

Istilah Kampung Burung bukan berarti yang dikembangkan hanya burung. Burung itu memang jadi focus dengan icon burung tertentu yang menjadi keunikan (kekhasan) kampung Bioro. Namun dalam proses pengelolaan Kampung Burung tersebut seluruh potensi yang ada di lokasi tersebut juga dikembangkan secara serempak untuk lebih mempercepat peningkatan pendapatan warga. Seperti potensi kuliner, bunga, ternak ikan dan unggas, busana, ketrampilan asesoris, home industry dan lain sebagainya semuanya digali dan dikembangkan.

Apabila Kampung Burung Bioro ini betul-betul terwujud, maka Bioro akan menjadi salah satu distinasi wisata, bahkan bisa menjadi wisata edukasi di mana sekolah dan perguruan tinggi bisa memanfaatkan Kampung Bioro tersebut untuk kepentinggan pendidikan.

Apabila Kampung Burung Bioro mulai dilirik publik maka akan banyak orang yang akan berkunjung bukan hanya untuk melihat burung, melainkan juga untuk ingin melihat atau membeli potensi-potensi lain yang ada di kampung tersebut. Kehadiran mereka jelas membawa uang, dan uang tersebut akan berputar di Kampung Bioro.

Gagasan ini masih dalam proses temu ide dengan pengurus RW, RT, dan beberapa tokoh masyarakat. Pada saatnya nanti akan disosialisasikan pada warga yang lebih luas sehingga mereka paham dan mereka menyusun langkah untuk ambil bagian. Keberhasilan tentu tetap teletak pada tingkat partisipasi warga masyarakat Bioro dan seluruh tokohnya.

Dalam rapat tersebut telah disusun pengurus inti yang akan mengelola Kampung Burung Bioro. Ini menandakan bahwa ide tersebut akan digarap secara serius untuk mewujudkan Bioro Maju Sejahtera.

www.kompasberita.com

 

 

 

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )